Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) dan Rapat Koordinasi (Rakor)
Majelis Rakyat Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Hotel Sampurna Jaya
7-8 April 2018 menjadi sejarah baru dalam membangun daulat rakyat di
Provinsi Kepri.
Hal tersebut diungkapkan Huzrin Hood selaku Dewan Pendiri Majelis
Rakyat Kepulauan Riau, yang juga sebagai Sultan Kesultanan Bintan Daarul
Masyur, “Majelis Rakyat Kepulauan Riau ini merupakan suatu gebrakan
untuk memperjuangkan keberadaan dan hak masyarakat Kepri kepada
pemerintah,” katanya di Hotel Sampurna, Sabtu (7/4/2018).
Sementara itu, Politisi senior Golkar, Ali Mochtar Ngabalin yang
turut hadir dalam musyawarah Majelis Rakyat Kepri ini mengatakan sudah
saatnya masyarakat berdaulat atas sumber daya alamnya.
“Saat ini SDA Kepri menyumbang penghasilan yang besar bagi negara.
Namun belum ada regulasi dan kebijakan yang dapat mendorong peningkatan
ekonomi Kepri,” katanya.
Dengan adanya Majelis Rakyat Kepri ini nantinya kita harapkan dapat
mendorong pemerintah pusat untuk dapat segera menerapkan Otonomi Khusus
(Otsus) bagi Kepri, sama seperti yang dulu pernah saya perjuangkan untuk
Otsus Papua di Legislasi DPR RI,” lanjut Ngabalin yang dulu pernah
menjabat sebagai anggota DPR RI ini
Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun
mengajak segenap masyarakat yang tergabung dalam Majelis Rakyat Kepri
untuk bersama-sama membangun kekuatan dan kebersamaan.
Kekuatan ini bertujuan satu, memajukan Kepulauan Riau. “Semoga Allah
SWT selalu memberikan keberkahan untuk Kepri dan kepada kita untuk
membangun Kepri lebih baik kedepannya,” ujar Nurdin saat menghadiri
musyawarah besar dan rapat koordinasi Majelis Rakyat Kepri di Hotel
Sampoerna Jaya, Jl. Yusuf Kahar, Tanjungpinang, Sabtu (7/4).
Nurdin melanjutkan bahwa pembangunan bukanlah pekerjaan yang mudah.
Pemerintah daerah beserta jajarannya pasti sudah semaksimal mungkin
mencapai angka keberhasilan dalam membangun. “Namun tetap membutuhkan
rakyat sebagai elemen penting dalam mengawal kinerja pemerintah,” lanjut
Nurdin.
Huzrin hood selaku Ketua Dewan Pendiri Majelis mengatakan, bahwa
Majelis Rakyat Kepri merupakan bentuk upaya dan turut berperan serta
dalam pemberdayaan masyakarat Kepri terhadap permasalahan sosial budaya,
hukum dan hak asasi manusia.
“Majelis ini merupakan salah satu komponen penting dari masyarakat
sipil yang berperan seimbang bersama pemerintah daerah dalam memajukan
Kepulauan Riau,” kata Huzrin.
Sementara itu Narasumber pada Mubes, Ali Muchtar Ngabalin mengatakan
bahwa kedatangannya adalah untuk ikut andil dalam menyampaikan
pikiran-pikiran.Juga dorongan untuk bagaimana majelis rakyat yang ada saat ini dapat
memajukan Provinsi Kepri. “Mari kita bangun semangat kebersamaan untuk
membangun Kepri,” ujar Mantan Anggota DPR RI tersebut.
Ali melanjutkan bahwa majelis ini memang perlu dilakukan, sebagai
bentuk dari keseriusan sejumlah tokoh yang ingin membantu mengawal
pemerintah daerah dalam proses pembangunan






